4 Tips Hemat Biaya Kuliah di Australia Untuk Mahasiswa Non-Beasiswa

Australia menjadi salah satu tujuan kuliah yang paling banyak dipilih oleh pelajar Asia khususnya Indonesia. Ada beberapa alasan yang melatarbelakangi hal tersebut terjadi. Diantaranya adalah karena Australia memiliki banyak universitas bergengsi yang menarik minat pendidikan pelajar Indonesia. Selain itu gaya hidup di Australia juga sangat menarik dan kompetitif.

Namun untuk bisa mengambil kuliah di Australia Anda tak bisa melakukannya dengan mudah. Anda bisa memilih dua cara untuk kuliah di Australia, yaitu dengan mengambil beasiswa atau program reguler non beasiswa. Untuk penerima beasiswa tentunya tak akan mengalami kesulitan dalam hal biaya karena semua kebutuhan dari mulai biaya kuliah, biaya hidup dan uang saku sudah ditanggung oleh pemberi beasiswa. Namun bagaimana dengan mahasiswa non-beasiswa? Tentu harus ada tips khusus agar supaya bisa kuliah dan hidup dengan hemat di Australia.

Ketahui 4 Tips Hidup Hemat Saat Kuliah Di Australia Khusus Untuk Mahasiswa Non-Beasiswa

Untuk para mahasiswa yang menjalani pendidikan kuliah di Australia tanpa mengandalkan beasiswa tentu sudah mempersiapkan diri dengan semaksimal mungkin. Salah satunya adalah persiapan dana kuliah dari mulai sejak dini. Sebelum merencanakan mereka biasanya sudah mengetahui berapa perkiraan biaya kuliah yang dibutuhkan sekaligus biaya hidup selama kuliah di Australia.

  1. Selektif memilih tempat tinggal

Tips yang pertama adalah dengan lebih selektif memilih tempat untuk tinggal. Untuk mahasiswa Indonesia biasanya memiliki 3 alternatif pilihan tempat tinggal yaitu di homestay, asrama kampus atau apartemen. Jika berasal dari keluarga berada umumnya mereka akan memilih apartemen atau asrama kampus yang lokasinya dekat dari kampus.

Namun jika Anda memiliki budget biaya hidup yang terbatas, maka tinggal di homestay biasanya menjadi pilihan yang paling tepat. Tinggal di homestay berarti Anda akan menyewa sebuah rumah kemudian berbagi tempat tinggal bersama dengan mahasiswa lainnya. Mengapa ini disebut cara yang lebih hemat? Karena dengan tinggal bersama maka uang untuk tempat tinggal bisa Anda tanggung bersama yang tentunya semakin banyak penghuni rumah akan semakin murah biayanya.

  1. Masak sendiri

Biasanya untuk urusan makan pasti memakan biaya yang cukup banyak. Untuk biaya makan di Australia Anda tak bisa menyamaratakan dengan kondisi kehidupan mahasiswa di Indonesia. Disana Anda tak akan menemukan warung makan khusus anak kost yang memiliki harga lebih murah. Untuk makan jika Anda terbiasa membeli pasti akan menghabiskan biaya yang jauh lebih banyak.

Untuk itu sangat disarankan pada mahasiswa non-beasiswa agar supaya bisa memenuhi kebutuhan makan mereka dengan cara memasak sendiri makanan mereka. Hanya dengan bermodalkan dua alat canggih yaitu ricecooker dan microwave maka urusan masak memasak bukanlah hal yang sulit dilakukan.

  1. Hemat biaya transportasi

Salah satu jenis biaya yang juga membutuhkan budget besar adalah untuk urusan transportasi. Apalagi jika Anda termasuk mahasiswa yang memiliki jurusan yang mengharuskan sering bepergian ke beberapa tempat. Di Australia ada fasilitas yang bernama kartu smart rider. Hanya dengan membeli kartu ini dan mengisi ulang setiap bulannya Anda sudah bisa menggunakan alat transportasi umum yang ada di Australia kemana saja dan kapan saja tanpa biaya tambahan lagi.

Atau Anda juga bisa menggunakan kendaraan sepeda kayuh dengan catatan lokasi yang harus sering Anda kunjungi tidak terlalu jauh. Misalnya saja lokasi homestay dengan universitas dekat, begitu juga dengan lokasi tempat Anda bekerja paruh waktu nantinya. Selain lebih menyehatkan badan, Anda juga bisa membantu melestarikan lingkungan bebas polusi bukan?

  1. Kerja paruh waktu

Cara yang terakhir adalah dengan mengambil kesempatan untuk bekerja paruh waktu. Para pelajar di Australia memiliki sekitar 20 jam kesempatan untuk bekerja paruh waktu. Honor yang diterima cukup lumayan untuk menambah uang saku bulanan. Namun meski ada banyak jenis pekerjaan paruh waktu yang tersedia, Anda tetap harus bersaing dengan ketat karena banyaknya peminat pekerjaan paruh waktu tersebut.

Bagaimana Dengan Program Orang Tua Asuh Yang Biasanya Ada Di Luar Negeri?

Salah satu jenis program yang banyak diminati oleh para pelajar yang kuliah di Australia adalah program orang tua asuh. Ini adalah sebuah program yang dilakukan oleh beberapa orang tua di Australia yang ingin memiliki anak asuh khususnya yang berasal dari lain negara. Namun program orang tua asuh ini secara khusus  hanya untuk pelajar usia di bawah 18 tahun saja. Selain itu sebelum Anda memutuskan untuk kuliah di luar negeri dengan program orang tua asuh, pastikan terlebih dahulu sekolah atau universitas yang dituju menerima mahasiswa dari program orang tua asuh atau tidak. Itulah beberapa cara hidup hemat di Australia khususnya bagi mahasiswa non-beasiswa.

Share